Pertolongan ibu-ibu rempong!

Sebagai ibu-ibu yang punya anak batita dan belum dapet-dapet ART (drama ART ga kelar2 T_T), shopping langsung ke mall atau dari butik ke butik bukanlah pilihan utama bagi saya pribadi. beruntung sekarang ada inovasi bernama Internet! (pengen saya cium aja yg nemuin internet ini hihi). Soalnya, buat saya yang dari dulu males beribet-ribet ria, bawa baby ke mall itu bukanlah sesuatu yang nyaman.

Mesti pake carseat, bawa stroller, bawa perlengkapan perang baby (pampers, baju ganti, tissue basah, dll), belom lagi kalo anaknya lagi ga mood ditaro di carseat, whoaaa.. hebohh!. Jadi, buat saya pribadi, belanja melalui online shopping sekarang ini amat sangat membantu (lap keringet).

Apalagi sekarang ini udah banyak banget akun-akun online shop bececeran dimana-mana daaann semuaaa literally semua barang yang kita butuhkan hidup didunia ini, ada dijual melalui online! bayangin! dariii cukuran jenggot sampe mobil aja bahkan rumah sekarang bisa kita cari dan beli melalui online shop.

Nah, yang paling enak itu online shop yang punya konsep 1 stop shopping alias apa yang kita mau ada disitu semua. Ada beberapa online shop yang jadi langganan saya belanja hehehe.. buat baby, buat suami, dan tentunya buat saya sendiri dooong. kalo buat baby, nanti saya bikin post dan review sendiri yaa.

kalo yang sekarang buat saya sendiri, hehehe..

Siapa yang ngga tau Zalora? Online shop yang menyediakan kebutuhan fashion ngga cuma buat wanita, tapi buat pria pun ada. Apalagi sistem payment di Zalora bisa pake Kartu Kredit bahkan COD! Gimana ngga bikin impulsif cobak cobaakkk? T.T ga bisa sering-sering ke mall aja impulsif begini gimana bisa sering ke mall T.T

Buat yang udah ngeklik linknya, selamat kalaaaaapppp :))

Wishing us a very good year in 2014

Nala sekitar umur 8 bulan

Nala 4 mos

Nala 10 mos

Ditahun 2013 kemarin begitu banyak hal yang saya lalui. Ada duka dan bahagia serta begitu banyak pelajaran berharga yang saya terima. Mulai dari kelahiran anak pertama saya Eshal Nathanala Kirani hingga wafat ayah saya tercinta. dan saya bahkan belum cerita kebahagiaan saya melahirkan anak pertama saya serta bagaimana perjuangannya sampai sekarang Nala sudah masuk 10 bulan.. Continue reading

Surat untuk Papa disurga…

1 Agustus 2013, 23.40 WIB … hari dimana terakhir kalinya aku mencium keningmu, terakhir kalinya aku menyuapimu makan, mendengar kau memanggil-manggil namaku dan tersenyum begitu kau tau aku ada disampingmu… terakhir kali kau menggenggam erat tanganku seperti takut akan berpisah dariku. Terakhir kali aku mendengar keluhmu akan lelahnya kau… dan kemudian terakhir kali pula aku memintamu beristirahat… ternyata itu adalah istirahatmu yang terakhir Papa…

Begitu pula  Mama…
Mama yang begitu bahagia melihat perkembangan pesatmu dikamar ICU saat itu pun kebingungan dengan kesedihan yang ia rasakan disatu sisi hatinya… Ia berkata padaku bahwa ia pun bingung mengapa hatinya bersedih padahal melihatmu tersenyum padanya dan menyebut namanya…

Juga suamiku…
Yang namanya hingga beberapa jam menjelang kepergianmu terus kau panggil-panggil seakan khawatir kau tidak sempat menitipkan kami padanya…
Tuhan… aku tau kau maha segalanya… maka itu semoga surat ini kau sampaikan pada Papa dari anak satu-satunya yang ia cintai…

Tuhan…
Jika aku boleh bertanya mengapa Papaku dahulu yang kau ambil begitu cepat?
Mengapa disaat kami semua merasa ia akan kembali lagi ditengah-tengah kami dan sembuh dari sakitnya?
Mengapa tidak kau biarkan ia melihat cucunya tumbuh menjadi gadis cantik dan bukan baru beberapa bulan ia lahir ke dunia ini?
Tahukah Tuhan….
Kami semua tidak menyadari semua tanda hingga saat kepergiannya…
Saat ia berkata tidak bisa mengikuti Sholat Ied Fitri saat suamiku menghiburnya agar ia semangat sembuh dan bisa bersama-sama sholat beberapa hari dari kepergianmu…
Ternyata ia tahu….

Saat ia selalu menangis melihat anakku dan berkata bahwa ia sangat sedih karena ia tidak bisa membahagiakan anakku saat itu… dan ternyata juga nanti…
Ternyata ia tahu…

Saat ia ingin mengganti dan membetulkan semua barang yang rusak dirumah padahal dalam kesakitannya seperti ingin memastikan bahwa keadaan akan baik saat ia pergi nanti…
Ternyata ia tahu…

Saat ia menitipkanku pada Mama…
Ternyata ia tahu…

Saat ia menyebut-nyebut nama almarhum kakek dan nenek, ternyata mereka sudah menjemputmu… :’)

Dan ternyata itu pulalah alasan mengapa aku begitu ingin memelukmu dihari-hari terakhir menjelang kepergianmu… aku yang biasanya sulit untuk mengungkapkan perasaan lewat bahasa tubuh malah begitu ingin merawatmu dan terus berada disampingmu… tapi, aku memang tidak bisa terus ada disampingmu karena akupun punya tanggung jawab lain Papa…
Hingga detik kepergianmu…
Entah apa rahasia Tuhan juga dirimu saat kau pergi tanpa ada Mama, suamiku dan aku disampingmu….
Mungkin juga kau ingin pergi dengan tenang tanpa jerit tangis kami semua walaupun itu tetap terjadi…

Tuhan…
Tahukah saat jasadnya dibawa kembali kerumah… aku tak ingin melihatnya… aku tetap berada dikamar jauh darinya hingga ciuman terakhir kami untuknya..
Bukan karena aku durhaka… bukan juga berarti aku tak cinta padanya… ia segalanya bagiku walau kami sering berbeda pendapat… aku hanya ingin mengingatnya sesempurna yang pernah aku kenal saat ia ada…
Yang ceria dan selalu tersenyum pada siapapun… yang sering jahil padaku dan pada Mama…
Aku tidak ingin wajah beku tanpa senyumnya terekam diingatanku… karena begitu sakit tiap kali aku ingat kenyataan ia harus pergi secepat ini…
Yang aku ingat, ia begitu bersemangat untuk sembuh malam itu dan tersenyum lebar pada kami semua…
Dan hingga saat ini, aku hanya menganggap Papa pergi dinas untuk waktu yang lama… dan kami akan bertemu lagi InsyaAllah nanti disurgaMu…

Tuhan… aku mohonkan padaMu… berikan tempat terbaik untuknya…
Dunia yang terindah baginya…

Juga berikan kekuatan untuk Mama yang merindukannya dan menangis dalam doanya untuk belahan jiwanya selama ini…
Jika ada hal yang dapat aku lakukan untuk menyembuhkan kehancuran hati Mama ditinggal kekasih hatinya… akan kulakukan…

Tuhan sampaikan pada Papa…..
Kami sangat merindukannya…

Please taking good care of him God…